Sebanyak 350 atlet dari berbagai cabang olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan menjalani serangkaian uji fisik dan kesehatan.
Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah pemantapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 yang digelar pada Sabtu, bertempat di Komplek Sentra Pembinaan Olahraga Daerah (SPOBDA) Sumatera Utara.
Pengujian ini merupakan tahapan penilaian penting guna menakar kesiapan para atlet sebelum mereka berlaga di tingkat provinsi.
Menurut Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, hasil pemeriksaan tersebut akan memberikan gambaran nyata mengenai status kebugaran terkini para peserta didik.
Data yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan oleh para pelatih sebagai acuan utama untuk merancang porsi latihan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing atlet.
Untuk memastikan kelancaran dan ketepatan proses pengukuran, pihak KONI menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Medan.
Keterlibatan institusi ini bertujuan agar seluruh tahapan pengujian berjalan secara profesional dengan tetap berpegang pada standar keilmuan olahraga.
Melalui kolaborasi ini, target utamanya adalah memastikan setiap atlet mampu mencapai puncak kebugaran saat pergelaran Porprovsu 2026 nanti. Proses pemeriksaan tersebut turut ditinjau secara langsung oleh Aswindy Fachrizal.
Dalam kunjungannya, beliau didampingi oleh Sekretaris Umum KONI Medan Helty Susilo, Kepala UPT SPOBDA Sumatera Utara Apri Sugiarto, serta Ketua STOK Bina Guna Liliana Puspa Sari.
Melalui keterangannya pada Selasa, 27 Juli 2026, Aswindy menyampaikan harapannya agar para pelatih mampu menilai batas kemampuan atlet dengan lebih jernih. Ia meyakini bahwa dengan adanya landasan penilaian yang terukur secara objektif, rancangan latihan akan menjadi lebih berdaya guna dalam upaya mendorong peningkatan prestasi olahraga ke depannya.







