Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII yang akan diselenggarakan pada 7 hingga 15 November 2026, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, memberikan arahan tegas terkait persiapan acara saat menerima kunjungan jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, pada Selasa, 14 Juli 2026,
ia meminta agar seluruh tahap perencanaan dieksekusi sebaik mungkin guna mencegah adanya ketidakpuasan dari pihak peserta maupun atlet.
Bobby menyoroti pentingnya peningkatan mutu acara dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia meminta penyelenggara menaruh perhatian penuh pada tiga kebutuhan pokok, yakni tempat menginap, ketersediaan makanan, serta kelancaran transportasi.
Ketiga hal dasar tersebut harus bebas dari hambatan di lapangan. Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap langkah cepat pengurus baru KONI Sumut dalam merancang kegiatan ini.
Di samping memastikan hak dan fasilitas peserta dari seluruh kota dan kabupaten terpenuhi, Bobby mengingatkan agar pembentukan tim panitia dilakukan sewajarnya. Jumlah panitia tidak perlu terlalu besar, sehingga dana yang tersedia bisa lebih difokuskan pada upaya pembinaan atlet dan kesuksesan jalannya perlombaan itu sendiri.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua KONI Sumut, Hatunggal Siregar, menjabarkan rincian teknis acara yang bermula dari kesepakatan Rapat Kerja KONI Sumut pada bulan Desember 2025 lalu. Ia memproyeksikan ajang olahraga tingkat provinsi ini akan melibatkan sekitar 8.525 individu.
Rinciannya meliputi 2.056 anggota panitia, 1.079 ofisial, dan 5.393 atlet yang terdiri dari 3.737 pria serta 1.656 wanita.
Seluruh atlet tersebut akan berlaga di 28 cabang olahraga yang telah lolos syarat minimal perwakilan dari 17 kabupaten atau kota. Ada 1.449 nomor perlombaan yang disiapkan untuk memperebutkan total 2.742 keping medali.
Hatunggal menjelaskan bahwa lokasi pertandingan akan dibagi ke tiga wilayah yang sudah melalui tahap pengecekan kelayakan, yaitu Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang. Untuk menjamin kelancaran pergerakan seluruh pihak yang terlibat di ketiga daerah tersebut, penyelenggara telah menyiapkan armada berupa 161 unit bus dan 624 unit minibus.
Terkait jaminan keselamatan, pihak KONI Sumut sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah pusat layanan kesehatan, seperti Rumah Sakit Haji dan RS Hermina, yang akan bertindak sebagai tempat rujukan utama untuk penanganan medis darurat.
Lebih jauh, perhelatan olahraga ini juga dirancang untuk membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Bekerja sama dengan Dinas Koperasi/PPKUMKM, panitia berupaya menghidupkan kembali sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya di bidang pariwisata, perhotelan, dan kuliner lokal selama rangkaian acara berlangsung.
Hatunggal menambahkan bahwa Porprovsu XII 2026 merupakan langkah awal yang krusial untuk menemukan dan menyaring bakat-bakat olahraga terbaik dari Sumatera Utara. Atlet yang bersinar dalam ajang ini akan dimasukkan ke dalam program pemusatan latihan daerah (Pelatda) jangka panjang. Tujuannya adalah mempersiapkan mereka untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan diadakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai puncak dimulainya acara, pihak panitia saat ini tengah menimbang beberapa pilihan lokasi untuk upacara pembukaan. Stadion Utama Sumut menjadi salah satu pilihan utama, mengingat panitia harus memastikan tempat tersebut memiliki daya tampung yang memadai serta kenyamanan penuh bagi sekitar 13.340 orang, baik dari kalangan peserta maupun penonton yang hadir.







