MEDAN: Sebagai salah satu organisasi masa, Macan Asia juga punya peran dalam mengembangkan olahraga di Kota Medan.
Penegasan ini disampaikan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan Aswindy Fachrizal SE saat menerima audensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Kota Medan, di Sekretariat KONI Medan Jalan Kemiri II Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota, Rabu (14/1/2026).
Hadir dalam audensi tersebut Ketua DPC Macan Asia Kota Medan Suwarno, S.E., M.M, didampingi Sekretaris Zullifkar AB, S.T, Kabid Advokasi dan Hukum Andrean F. Situmorang, S.H, dan sejumlah pengurus lainnya.
Dikatakan Aswindy, meski organisasi itu bukan berkecimpung di bidang olahraga, namun perannya di dunia olahraga tidak dapat diragukan.
Namun demikian Aswindy berharap DPC Macan Asia terus membantu mengembangan olahraga di Kota Medan ini, sebab banyak potensi dan talenta olahraga yang belum tergali.
“Jadi kehadiran DPC Macan Asia di Kota Medan ini cukup penting dalam rangka membangun keolahragaan, sebab untuk mewujudkan Medan Kota Atlet semua pihak harus terlibat,” imbuh Aswindy.
Sementara itu Ketua DPC Macan Asia Kota Medan Suwarno mengucapkan terimakasih kepada Ketum KONI Medan dan jajaran atas respon yang diberikan.
“Pertama saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas respon yang diberikan Ketum KONI Medan dan jajaran untuk menerima audensi ini,” kata Suwarno.
Adapun tujuan dilakukannya audensi ini kata Suwarno, selain mempererat tali silaturahmi, juga ingin bersinergi dibidang keolahragaan dengan KONI Medan, agar bagaimana Medan sebagai kota atlet dapat berjalan dengan baik.
“Sebenarnya atlet di Kota Medan ini cukup berpotensi, namun harus dikembangkan dan juga dipertahankan, kata Suwarno yang juga mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan tersebut.
Hal ini berangkat dari hasil perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI Aceh-Sumut tahun 2024 kemarin.
“Dimana atlet asal Medan sendiri kalau saya tidak salah mendapat medali yang cukup signifikan dengan total sekira lebih kurang 56 medali dari seluruh cabang olahraga (cabor) yang diikuti,”sebut Suwarno.
Jadi selain sebagai sosial kontrol terhadap kebijakan dan program di pemerintahan, sebut Suwarno, Macan Asia juga ini berkiprah dibidang keolahragaan, sebab sampai saat ini masih banyak atlet di kota Medan yang belum terfasilitasi. (red)







